Pertemuan Prabowo-Macron: Fokus Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis

Pertemuan Prabowo-Macron: Fokus Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis

pocconference — Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan sejumlah poin penting yang menjadi fokus pembahasannya dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut berlangsung dalam jamuan makan malam di Istana Élysée, Paris, pada Jumat (23/1) malam waktu setempat.

Kedatangan Presiden Prabowo ke Paris merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya, setelah sebelumnya memberikan pidato khusus di Annual Meeting Davos, World Economic Forum, di Swiss. Jamuan makan malam di Istana Élysée ini menandai kelanjutan dari serangkaian pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin, yang sebelumnya juga telah dilakukan pada tahun 2025 dan Juli 2024.

Memperkuat Kemitraan Strategis

Dalam siaran resminya, Presiden Macron menyatakan kegembiraannya menyambut Presiden Prabowo. Ia menekankan komitmen kedua negara untuk semakin memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin.

“Bersama-sama, kami semakin memperkuat kemitraan strategis yang menghubungkan Indonesia dan Prancis di berbagai bidang,” ujar Macron. Ia juga menyoroti adanya keselarasan pandangan antara kedua negara mengenai berbagai isu global dan internasional.

Keselarasan Pandangan dalam Isu Global

Macron menambahkan bahwa kesamaan perspektif ini merupakan hal yang ingin didorong oleh Prancis, terutama dalam kerangka kepemimpinannya di kelompok G7. Pernyataan ini mengindikasikan adanya upaya untuk menyelaraskan posisi diplomatik dalam forum internasional.

Meski demikian, Presiden Macron tidak merinci lebih lanjut bentuk konkret dari “keselarasan pandangan” tersebut, khususnya yang berkaitan dengan isu-isu panas seperti pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump.

Sebagai informasi, Indonesia telah secara resmi bergabung dan menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Penandatanganan tersebut dilaksanakan di sela-sela penyelenggaraan World Economic Forum di Davos, sehari sebelum pertemuan di Paris.

Pertemuan ini menegaskan dinamika hubungan bilateral Indonesia-Prancis yang terus berkembang, dengan fokus tidak hanya pada kerja sama bilateral tetapi juga pada kontribusi bersama dalam menanggapi tantangan geopolitik global.

Back To Top