ULM Tanam Bibit Pohon Khas Kalsel di IKN Dukung Pembangunan Hijau

ULM Tanam Bibit Pohon Khas Kalsel di IKN Dukung Pembangunan Hijau

ULM Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Penanaman Pohon di IKN

pocconference — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berwawasan lingkungan. Baru-baru ini, perguruan tinggi negeri tertua di Kalimantan Selatan itu melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di kawasan IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Simbol Keterlibatan dan Sinergi Pembangunan Hijau

Kegiatan ini tidak sekadar aksi penghijauan, tetapi juga berfungsi sebagai penguatan silaturahmi antara ULM dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Inisiatif ini merefleksikan komitmen tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam pengabdian masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan sumber daya manusia untuk mendukung visi pembangunan berkelanjutan.

Bibit yang ditanam merupakan jenis tanaman khas asal Kalimantan Selatan, yang dipilih karena dinilai paling sesuai dengan kondisi ekosistem dan alam di wilayah IKN. Pemilihan bibit lokal ini menegaskan pendekatan pembangunan yang memperhatikan kelestarian dan kearifan lokal.

Kontribusi Nyata Lebih dari 1.000 Bibit Pohon

Dalam kesempatan tersebut, ULM menghadirkan lebih dari 1.000 batang bibit tanaman. Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi ULM, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk partisipasi aktif institusi pendidikan dalam pembangunan nasional.

“Selain melihat langsung progres perkembangan IKN, ULM sebagai perguruan tinggi negeri tertua di Kalsel ingin turut serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan IKN,” ujar Azis. Penanaman pohon menjadi simbol fisik dari keterlibatan dunia akademik dalam menjaga dan memulihkan kelestarian alam.

Peran Strategis Perguruan Tinggi di Luar Dinding Kampus

Melalui langkah konkret ini, ULM menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai mitra aktif pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi preseden baik bagi kolaborasi antara institusi pendidikan dengan otorita pembangunan dalam menciptakan ibu kota masa depan yang harmonis dengan lingkungan.

Back To Top