Kecelakaan Beruntun di PIK Tewaskan 2 Orang dan Lukai 7

Kecelakaan Beruntun di PIK Tewaskan 2 Orang dan Lukai 7

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin malam, 23 Maret 2026. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB tersebut melibatkan sebuah mobil minibus yang menabrak empat sepeda motor secara beruntun. Akibat kejadian ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Kronologi Kejadian yang Beruntun

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, menjelaskan kronologi kejadian. Insiden diawali ketika sebuah mobil Toyota Fortuner dengan pelat nomor B 1951 WJG, yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial CH, menabrak sebuah mobil lain di area sekitar Fresh Market.

Bukannya menghentikan kendaraannya, pengemudi CH justru terus melaju kencang menuju Jalan Marina Raya arah timur, tepatnya di dekat kawasan Rukan Cordoba.

Serangkaian Tabrakan Terjadi

“Kendaraan CH lalu kembali menabrak kendaraan lain, kali ini sebuah motor Honda Beat dengan nomor polisi E-2270-HAK yang dikemudikan SP dengan penumpang MS. Namun, pengemudi tetap tidak berhenti dan terus melaju,” ujar AKP Edy Wibowo dalam keterangan resminya.

Sesampainya di dekat Kantor Marketing Galery, pengemudi CH kembali menyebabkan tabrakan. Kali ini, korban adalah motor kedua, sebuah Honda PCX bernomor polisi B-4040-UFY yang dikemudikan AS dengan dua penumpang, AA dan HK. Hampir bersamaan, motor ketiga, Honda PCX bernomor B-5485-BRS yang dikemudikan RAA dengan penumpang TS, juga menjadi korban. Kendati telah menyebabkan tiga insiden tabrakan, pengemudi CH masih belum menghentikan laju kendaraannya.

Korban Jiwa Berjatuhan

Perjalanan maut tersebut berakhir setelah pengemudi CH sampai di Jalan Mandara Permai, dekat RS PIK. Di lokasi ini, dia menabrak motor keempat, sebuah Yamaha Aerox bernomor polisi B-5772-BKZ yang dikemudikan CR dengan penumpang MY. Tabrakan terakhir inilah yang diduga menjadi puncak dari rangkaian insiden berdarah tersebut.

Akibat serangkaian tabrakan beruntun ini, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, tujuh orang lainnya mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Beberapa kendaraan dan fasilitas umum di sepanjang jalur kejadian juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Penyebab Masih Diselidiki

AKP Edy Wibowo menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan maut ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Berbagai faktor, termasuk kondisi pengemudi, kecepatan kendaraan, dan kemungkinan gangguan teknis pada mobil, sedang diteliti untuk menentukan akar permasalahannya. Polisi juga akan memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalur yang dilalui untuk merekonstruksi kejadian secara lebih detail.

Back To Top