ANGKARAJA — PT LRT Jakarta telah melakukan penyegaran dalam jajaran pimpinan perusahaan dengan mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris. Perombakan ini menandai babak baru dalam tata kelola perusahaan transportasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.
Susunan Baru Dewan Komisaris
Dalam komposisi terbaru, Iwan Takwin ditunjuk untuk menduduki posisi Komisaris Utama. Takwin, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), diharapkan dapat membawa pengalaman dan visi strategisnya untuk kemajuan LRT Jakarta. Sementara itu, posisi Komisaris akan diisi oleh Muhammad Masyhud dan Irwan Setiawan.
Mengucapkan Terima Kasih kepada Komisaris Sebelumnya
Perubahan ini berarti mengakhiri masa jabatan Azas Tigor Nainggolan dan Mohamad Pramintohadi Sukarno yang sebelumnya bertugas sebagai Komisaris untuk periode 2023–2026. Keputusan pergantian ini resmi ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
PT LRT Jakarta secara resmi menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua mantan komisaris tersebut.
“Pemegang saham, manajemen, dan seluruh insan PT LRT Jakarta menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Azas Tigor Nainggolan dan Bapak Mohamad Pramintohadi Sukarno atas dedikasi dan kontribusi tulus yang telah diberikan kepada perusahaan,” demikian pernyataan resmi dari LRT Jakarta.
Stabilitas di Jajaran Direksi
Meski terjadi perombakan di tingkat komisaris, perusahaan memastikan bahwa struktur Direksi tetap stabil dan tidak mengalami perubahan. Jajaran eksekutif operasional masih akan dipimpin oleh Direktur Utama Roberto Akyuwen. Ia akan terus didampingi oleh Aditia Kesuma Negara Dalimunthe dan Sahurdi yang masing-masing menjabat sebagai Direktur.
Keputusan ini menunjukkan keinginan perusahaan untuk menjaga kontinuitas operasional dan strategi bisnis sambil menyegarkan fungsi pengawasan dan pemberian arahan strategis di tingkat komisaris. Perubahan ini diawasi dan disetujui oleh pemegang saham utama, yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
