Enam terduga pelaku curanmor di Jakbar direhabilitasi karena sabu

Jakarta (pocconference.com) – Enam orang yang sempat dicurigai sebagai bagian dari komplotan pencuri motor di kawasan Pesing Poglar, Cengkareng, Jakarta Barat, akhirnya tidak dijerat pidana karena bukti dan keterangan saksi dinilai tidak cukup kuat. Polisi justru mengarahkan mereka ke program rehabilitasi setelah seluruhnya terbukti positif menggunakan sabu.

“Keterangan saksi tidak bisa menjelaskan secara detail. Jika tidak ada bukti atau saksi yang kuat, polisi tidak bisa menahan seseorang yang hanya diduga sebagai pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Kecurigaan warga berawal dari pakaian salah satu terduga yang dianggap mirip dengan ciri pelaku pencurian motor beberapa hari sebelumnya.

“Kita harus berhati-hati agar orang yang tidak bersalah tidak sampai ditahan,” tegas Aang.

Meski dugaan pencurian tidak terbukti, polisi tetap melakukan tes urine terhadap keenam orang tersebut dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka positif menggunakan narkotika jenis sabu. “Karena hasilnya positif, mereka kami arahkan ke rehabilitasi,” kata Aang.

Ia juga menambahkan bahwa pengecekan lokasi pencurian telah dilakukan, namun tidak ada rekaman CCTV yang bisa mendukung dugaan tersebut. Selain itu, tidak ditemukan pula alat-alat yang biasa digunakan dalam aksi pencurian, seperti kunci letter T.

“Tidak ada barang bukti sama sekali. Di lokasi pun tidak ada CCTV. Ada CCTV dari jalan, tapi permintaan rekamannya agak sulit,” jelasnya.

Sebelumnya, warga Pesing Poglar, Kedaung Kaliangke, sempat mengamankan tiga orang yang mereka curigai sebagai pelaku pencurian motor pada Minggu malam (16/11).

Editor : Liga335

Back To Top