pocconference — Mahasiswi Politeknik Negeri Medan (Polmed), Riska Aini Putri, memaparkan kolaborasi timnya dengan mitra UMKM di bidang katering. Mitra tersebut sebelumnya telah memproduksi takjil dalam skala besar, mencapai sekitar 4.000 porsi. Kehadiran cold storage atau penyimpanan dingin menjadi solusi krusial bagi mereka.
“Dengan adanya cold storage ini, baik bahan baku maupun masakan yang sudah jadi dapat disimpan dalam kondisi aman dan optimal. Fungsi ini tetap berjalan bahkan saat terjadi pemadaman listrik. Alhasil, operasional dan produktivitas UMKM mitra kami tidak terganggu,” jelas Riska.
Dampak Nyata bagi Pelaku Usaha
Pernyataan Riska sejalan dengan testimoni langsung dari pelaku UMKM, Sri Julianti. Ia mengungkapkan dampak positif yang dirasakan sejak kehadiran cold storage berbasis tenaga surya tersebut, tidak hanya bagi usahanya tetapi juga bagi aktivitas ekonomi warga sekitar.
“Kami sangat berterima kasih kepada para mahasiswa. Cold storage tenaga surya ini sangat membantu kami dalam menyimpan bahan makanan agar tetap segar dan tidak cepat busuk. Kami pun jadi lebih tenang menjalankan usaha meskipun suplai listrik tidak stabil,” ujar Sri.
Ia menambahkan, fasilitas inovatif ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam menstabilkan kembali usahanya yang sempat terdampak bencana. Keberlanjutan operasional kini lebih terjamin, membuka jalan bagi pemulihan ekonomi yang lebih baik.
