<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>infrastruktur Jakarta Archives -</title>
	<atom:link href="https://www.pocconference.com/tag/infrastruktur-jakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pocconference.com/tag/infrastruktur-jakarta/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2026 15:16:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pocconference.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-cooltext449546090882758-1-32x32.png</url>
	<title>infrastruktur Jakarta Archives -</title>
	<link>https://www.pocconference.com/tag/infrastruktur-jakarta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koalisi Masyarakat Dukung Larangan Air Tanah di Gedung Jakarta</title>
		<link>https://www.pocconference.com/koalisi-masyarakat-dukung-larangan-air-tanah-di-gedung-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 06:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[air tanah]]></category>
		<category><![CDATA[banjir rob]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[koalisi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi air]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pergub DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pocconference.com/koalisi-masyarakat-dukung-larangan-air-tanah-di-gedung-jakarta/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Koalisi masyarakat sipil mendukung Pergub DKI yang melarang eksploitasi air tanah untuk cegah penurunan tanah dan banjir rob....</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/koalisi-masyarakat-dukung-larangan-air-tanah-di-gedung-jakarta/">Koalisi Masyarakat Dukung Larangan Air Tanah di Gedung Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pocconference.com/" target="_blank" rel="noopener">pocconference</a> — Eksploitasi air tanah secara besar-besaran di wilayah DKI Jakarta telah memicu keprihatinan serius dari berbagai elemen masyarakat sipil. Aktivitas ini dinilai memberikan dampak buruk bagi lingkungan, salah satunya adalah memperparah risiko banjir rob di kawasan pesisir.</p>
<p>Merespons kondisi tersebut, sejumlah organisasi masyarakat membentuk Presidium Koalisi Jaga Air Tanah Jakarta (JATA). Koalisi ini secara resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan Air Pada Bangunan Gedung.</p>
<h2>Dampak Eksploitasi Air Tanah yang Mengkhawatirkan</h2>
<p>Koordinator Presidium Koalisi JATA, La Ode Kamaludin, menjelaskan bahwa pemanfaatan air tanah yang berlebihan telah berkontribusi pada fenomena penurunan muka tanah (land subsidence). Dampaknya sangat luas, mulai dari meningkatnya frekuensi dan intensitas banjir musiman dan banjir rob, hingga kerusakan infrastruktur publik yang merugikan masyarakat.</p>
<p>Menurut Kamaludin, penggunaan air tanah secara masif oleh bangunan berskala besar seperti apartemen, hotel, ruko, dan kawasan industri telah berlangsung lama. Sayangnya, aktivitas ini sering kali kurang diawasi dengan ketat, sehingga mempercepat laju kerusakan lingkungan.</p>
<h2>Larangan sebagai Langkah Strategis</h2>
<p>Kamaludin menilai bahwa larangan penggunaan air tanah untuk gedung dan industri merupakan langkah krusial menuju terwujudnya kota yang aman dan layak huni. Pembangunan kota, tegasnya, tidak seharusnya membebankan risiko lingkungan kepada seluruh masyarakat, sementara keuntungannya hanya dinikmati oleh segelintir pihak.</p>
<p>&#8220;Kami menyatakan dukungan penuh terhadap Pergub Nomor 5 Tahun 2026 dan siap mengawal implementasinya agar berjalan konsisten. Keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada pengawasan yang kuat serta penerapan sanksi secara tegas,&#8221; ujar Kamaludin.</p>
<h3>Transisi yang Adil dan Transparan</h3>
<p>Koalisi juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan proses transisi dari penggunaan air tanah ke air perpipaan dilakukan secara adil dan transparan. Peningkatan kualitas dan perluasan cakupan layanan air bersih melalui pipa dinilai sebagai prasyarat utama. Dengan demikian, kebijakan pembatasan air tanah dapat diterima masyarakat tanpa menimbulkan gejolak sosial.</p>
<h2>Komitmen Jangka Panjang untuk Keberlanjutan Kota</h2>
<p>Direktur Eksekutif salah satu organisasi anggota koalisi, Taufik Rendusara, menegaskan komitmen kuat untuk mencegah eksploitasi air tanah di Ibu Kota. Dia menyatakan bahwa persoalan air tidak hanya sekadar masalah teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan kota dan tanggung jawab antar generasi.</p>
<p>Melalui deklarasi ini, koalisi siap menjadi garda terdepan dalam mengawasi dan memantau pelaksanaan Pergub tersebut. Taufik juga mendorong adanya langkah-langkah konkret lebih lanjut untuk menghentikan eksploitasi air tanah, terutama ketika pasokan air melalui jaringan perpipaan sudah dapat terpenuhi dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/koalisi-masyarakat-dukung-larangan-air-tanah-di-gedung-jakarta/">Koalisi Masyarakat Dukung Larangan Air Tanah di Gedung Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LRT Jakarta Fase 2 Terhubung Fisik dari Kelapa Gading ke Pramuka</title>
		<link>https://www.pocconference.com/lrt-jakarta-fase-2-terhubung-fisik-dari-kelapa-gading-ke-pramuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 18:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[LRT Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[rel layang]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi ibu kota]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pocconference.com/lrt-jakarta-fase-2-terhubung-fisik-dari-kelapa-gading-ke-pramuka/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jalur layang LRT Jakarta Fase 2 kini terhubung fisik, menghubungkan Jakarta Utara, Timur, dan Pusat. Simak progres konstruksinya....</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/lrt-jakarta-fase-2-terhubung-fisik-dari-kelapa-gading-ke-pramuka/">LRT Jakarta Fase 2 Terhubung Fisik dari Kelapa Gading ke Pramuka</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.jeftineselidbebeograd.com/strana/" target="_blank" rel="noopener">PTTOGEL</a> — Fase pengembangan Light Rail Transit (LRT) Jakarta mencapai milestone penting. Perlintasan jalur layang untuk fase kedua kini telah tersambung secara fisik, membentang dari kawasan Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka. Sambungan ini menandai terintegrasinya jaringan rel layang yang akan menghubungkan tiga wilayah strategis Ibu Kota: Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.</p>
<h2>Progres Sambungan Struktur Utama</h2>
<p>Kemajuan konstruksi tidak hanya terlihat pada perlintasan di atas jalan tol. Sejumlah struktur utama di sepanjang koridor jalan utama juga telah berhasil disambungkan. Koridor tersebut meliputi Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung. Penyambungan ini merupakan langkah kritis dalam membentuk rangkaian trek yang kokoh dan aman.</p>
<h2>Pekerjaan Trek dan Stasiun Berjalan Simultans</h2>
<p>Dari total panjang lintasan fase kedua yang mencapai 12,8 kilometer, pekerjaan pemasangan trek atau <em>track work</em> telah menyelesaikan sekitar 4,7 kilometer. Angka ini menunjukkan progres yang signifikan dalam pembangunan badan jalur.</p>
<p>Sementara itu, pekerjaan lain juga berlangsung secara simultan. Pengerjaan arsitektural serta sistem Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) kini sedang gencar dilakukan di empat stasiun. Keempat stasiun yang dimaksud adalah Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai. Pekerjaan di stasiun-stasiun ini mencakup penyelesaian bangunan, instalasi listrik, sistem pendingin, sarana air, dan segala fasilitas penunjang operasional yang diperlukan.</p>
<p>Kemajuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan LRT Jakarta fase kedua sedang menuju tahap penyelesaian yang lebih matang, mendekatkan realisasi layanan transportasi massal yang terintegrasi bagi warga Jakarta.</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/lrt-jakarta-fase-2-terhubung-fisik-dari-kelapa-gading-ke-pramuka/">LRT Jakarta Fase 2 Terhubung Fisik dari Kelapa Gading ke Pramuka</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
