<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bakti Sosial Archives -</title>
	<atom:link href="https://www.pocconference.com/tag/bakti-sosial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pocconference.com/tag/bakti-sosial/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 14:03:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.pocconference.com/wp-content/uploads/2023/12/cropped-cooltext449546090882758-1-32x32.png</url>
	<title>Bakti Sosial Archives -</title>
	<link>https://www.pocconference.com/tag/bakti-sosial/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>WIKA Rayakan HUT ke-66 dengan Program TJSL Berkelanjutan</title>
		<link>https://www.pocconference.com/wika-rayakan-hut-ke-66-dengan-program-tjsl-berkelanjutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 09:44:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Agrivillage]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[ESG]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[WIKA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pocconference.com/wika-rayakan-hut-ke-66-dengan-program-tjsl-berkelanjutan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>WIKA gelar serangkaian program TJSL menyambut HUT ke-66, fokus pada agrivillage, penanaman pohon, dan bakti sosial bibir sumbing....</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/wika-rayakan-hut-ke-66-dengan-program-tjsl-berkelanjutan/">WIKA Rayakan HUT ke-66 dengan Program TJSL Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.pocconference.com/" target="_blank" rel="noopener">pocconference</a> — PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 dengan menyelenggarakan serangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang komprehensif. Rangkaian kegiatan ini berfokus pada tiga pilar utama: pengembangan lingkungan melalui WIKA Agrivillage, aksi konservasi dengan penanaman 6.600 pohon, serta kepedulian sosial melalui operasi bibir sumbing bagi 66 anak dari keluarga pra-sejahtera.</p>
<h2>WIKA Agrivillage: Ruang Edukasi dan Konservasi Terpadu</h2>
<p>Direktur Utama WIKA, Agung BW, menjelaskan bahwa WIKA Agrivillage dirancang sebagai inovasi yang menggabungkan aspek edukasi dan pelestarian lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berwawasan keberlanjutan.</p>
<p><em>&#8220;WIKA Agrivillage kami rancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam membangun manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing, sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,&#8221;</em> ujar Agung.</p>
<h3>Konsep dan Lokasi Pengembangan</h3>
<p>Agrivillage ini dikembangkan di kawasan agroedukasi terpadu Situ Jejed, Desa Kembang Kuning, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini difungsikan sebagai ruang publik berbasis alam yang mengintegrasikan empat fungsi sekaligus: edukasi, rekreasi keluarga, konservasi lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>Pendekatan pembangunannya mengutamakan prinsip ramah lingkungan, dengan meminimalkan penggunaan beton dan lebih mengoptimalkan vegetasi serta potensi lokal. Konsep yang diusung adalah <em>Agro-Edu-Recreation Sphere</em>, sebuah lingkaran sinergis antara pertanian, pendidikan, dan rekreasi.</p>
<h2>Selaras dengan Prinsip ESG dan Pemerintah</h2>
<p>Seluruh rangkaian program TJSL ini tidak hanya menjadi bentuk perayaan, tetapi juga implementasi nyata dari prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dipegang oleh perusahaan. Program ini secara strategis mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam pembangunan manusia unggul, penguatan ekonomi kerakyatan, serta komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup untuk masa depan yang berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://www.pocconference.com/wika-rayakan-hut-ke-66-dengan-program-tjsl-berkelanjutan/">WIKA Rayakan HUT ke-66 dengan Program TJSL Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.pocconference.com"></a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
